4 Trik Mengetahui Harga Tanah Suatu Wilayah

Trik mengetahui harga tanah per meter di suatu wilayah penting untuk dipahami. Tujuannya agar Anda mempunyai gambaran mengenai harga properti di wilayah yang diincar. Tidak hanya itu, mengetahui harga tanah juga penting saat Anda ingin menjual rumah. Harga tanah akan berpengaruh terhadap tinggi rendahnya harga rumah yang akan dijual.

Jika Anda sudah mengetahui kisaran harga tanah di sekitar rumah yang dimiliki, Anda akan mampu memberikan harga jual yang tepat pada rumah. Harga yang tepat tersebut tentu akan menarik calon pembeli. Selain itu, Anda juga tidak akan merugi karena memberikan harga jual rumah yang sesuai dengan harga pasaran.

Nah, bagi Anda yang masih bingung mengenai trik mengetahui harga tanah per meter suatu wilayah, berikut akan dijelaskan beberapa trik mengetahui harga tanah:

1. Melakukan Survei Langsung

Cara pertama dan cukup sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui harga tanah adalah datang langsung ke lokasi tanah yang akan dijual. Saat melakukan survei, Anda bisa mencari informasi dengan bertanya kepada warga sekitar.

Realita di pasaran, harga tanah per meter bisa saja melebihi maupun lebih rendah dari harga patokan. Hal ini terjadi karena adanya faktor permintaan dan penawaran suatu barang di pasaran.

Saat banyak permintaan akan tanah melonjak, maka harganya akan ikut naik. Kebalikannya, saat banyak orang menawarkan tanahnya maka harga tanah bisa jadi menurun. Hal ini terjadi terlalu banyak orang yang ingin menjual tanah di pasaran, sehingga harga tanah menjadi murah. Oleh sebab itu, harga pasaran bisa dijadikan patokan untuk menghitung harga tanah saat Anda ingin membelinya.

Dengan mengamati harga tanah di wilayah yang Anda incar, Anda dapat menaksir kisaran harga tanah per meter pada wilayah tersebut. Keuntungannya Anda tidak akan membeli dengan harga yang terlalu mahal, bisa jadi malah mendapatkan harga yang murah.

Tinggi rendahnya harga tanah ditentukan oleh lokasi, objek di atas tanah, maupun ketersediaan fasilitas umum dan layanan sosial.

Lokasi tanah yang strategis tentu mempunyai harga tanah per meter yang mahal. Karena wilayah strategis banyak diminati sebagai tempat usaha maupun tempat tinggal. Sebagai contoh, harga tanah di daerah perkotaan lebih mahal daripada pinggiran. Hal ini tentu saja berkaitan dengan wilayah perkotaan sebagai wilayah strategis pusat kegiatan bisnis.

Lokasi yang strategis biasanya dibarengi dengan ketersediaan fasilitas umum dan layanan sosial yang lengkap. Fasilitas umum seperti sekolah, pasar, pusat keramaian, akses jalan tol, dan lainnya sangat menarik bagi calon pembeli tanah. Mereka mencari tanah yang dekat dengan fasilitas umum dan layanan sosial agar lebih mudah melakukan segala aktivitasnya.

2. Bertanya ke Kantor Pertanahan Terdekat

Cara selanjutnya yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui harga tanah per meter yaitu bertanya langsung ke kantor pertanahan terdekat.

Kantor pertanahan atau biasa disebut sebagai Badan Pertanahan Nasional (BPN) adalah lembaga pemerintahan yang mengurus mengenai pendaftaran, pencatatan, hingga pendataan lahan penduduk suatu wilayah.

Sangat penting untuk bisa menyempatkan datang ke kantor BPN untuk mengetahui harga pasaran tanah terbaru di suatu wilayah. Untuk itu, di sela melakukan survei langsung lokasi, Anda juga perlu datang ke kantor BPN wilayah tersebut.

3. Menghitung Harga Tanah berdasarkan NJOP

Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP juga bisa dijadikan dasar menghitung harga tanah per meter suatu wilayah. NJOP dikeluarkan pemerintah sebagai bukti pembayaran pajak tahunan bagi pemilik lahan.

Informasi yang Anda dapat dalam NJOP cukup beragam, mulai dari Perbandingan Harga Objek, Nilai Jual Objek Pajak Pengganti, hingga Nilai Perolehan Baru. Informasi tersebut dapat dijadikan patokan untuk menentukan harga tanah milik Anda.

Berikut cara menghitung harga tanah berdasarkan NJOP:

Luas tanah yang akan dijual yaitu 250 m2 dengan nilai pajak Rp 500 ribu per m2. Dari informasi ini, Anda dapat menghitung total harga tanah tersebut.

Perhitungannya yaitu: 250 x 500.000 = Rp. 125.000.000

Jadi, total harga tanah yang Anda jual sebesar Rp. 125 juta, sedangkan untuk harga per meternya disesuaikan dengan nilai pajaknya.

Namun, perhitungan berdasarkan NJOP ini biasanya perhitungan harga terendah dari tanah. Untuk itu, banyak orang yang mengalikan besaran NJOP menjadi dua hingga tiga kali lipatnya.

4. Berkonsultasi kepada Notaris

Saat ingin menjual maupun membeli tanah, Anda membutuhkan jasa notaris sebagai perantara maupun saksi transaksi. Tidak hanya bertugas sebagai perantara maupun saksi, notaris ternyata juga mampu memberikan informasi mengenai harga jual yang pantas untuk sebidang tanah.

Selain notaris, informasi harga tanah bisa Anda dapatkan melalui agen properti. Agen properti yang Anda mintai informasi sebaiknya agen yang terpercaya dan juga profesional. Sehingga, Anda tidak salah dalam menentukan harga tanah per meternya. Agen properti akan memberikan saran mengenai harga jual tanah yang tidak jauh dari harga pasaran saat ini.

Nah, itulah tadi 4 trik yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui harga tanah di suatu wilayah. Mengetahui harga tanah yang tepat akan membantu Anda menentukan harga beli maupun jual dari tanah sehingga Anda tidak merugi.